Mari Kita Selesaikan Siklus Akuntansi…..

Halo agan sista sekalian…udah lama banget nih ga update tulisan lagi. Insya Allah hari ini saya mo nyelesein materi siklus akuntansi dari mulai menyiapkan laporan keuangan sampe jurnal pembalik. Mungkin udah banyak banget nih para pembaca setia blog ini yang penasaran dengan kelanjutan siklus akuntansi sampe tamat gimana ceritanya (hehehe…ke ge-er an banget ya :cool:)

Kemaren (maksudnya sampe postingan terakhir… :lol:), kita udah sampe bahasan adjusting entries dan adjusted trial balance. Nah sekarang saatnya kita ngebahas tentang laporan keuangan. Sebetulnya laporan keuangan secara lebih lengkap udah pernah saya jelasin di tulisan2 saya sebelumnya, jadi ga akan terlalu banyak saya bahas ya :mrgreen:.

Jadi ceritanya, setelah kita buat adjusted trial balance, kita bisa langsung buat yang namanya laporan keuangan. Caranya, ya tinggal kita comot aja angkanya dari adjusted trial balance. Yang pertama kali kita buat adalah laporan laba rugi ato income statement, untuk penjelasan lebih rinci bisa agan sista baca lagi tulisan ane yang judulnya Sekarang Gilirannya Ngebahas Laporan Laba Rugi. Nah, Laporan laba rugi ini terdiri dari pendapatan dan beban yang angkanya kita ambil dari adjusted trial balance. Dari laporan laba rugi ini kita bakalan dapet tuh yang namanya laba (klo pendapatan lebih besar dari beban) ato rugi (klo pendapatan lebih kecil daripada beban). Laba atopun rugi yang kita dapet dari laporan laba rugi bakalan kita pake buat nyusun laporan perubahan modal, yaitu untuk menambah modal (klo laba) ato ngurangin modal (klo rugi) sehingga kita bisa tau berapa modal akhirnya, penjelasan lebih rinci bisa dibaca ditulisan ane yang judulnya Mmmm…It’s Time for Laporan Perubahan Modal. Setelah kita dapetin yang namanya modal akhir, baru deh kita bisa nyusun neraca. Untuk saldo2 aktiva dan kewajiban bisa kita ambil dari adjusted trial balance, sedangkan untuk saldo modalnya bisa kita ambil dari laporan perubahan modal yang udah kita buat sebelumnya. Untuk penjelasan lebih rinci tentang neraca, agan sista sekalian bisa baca ditulisan ane yang judulnya Sedikit Tentang Neraca (Balance Sheet). Setelah itu, baru kita bisa buat yang namanya laporan arus kas dengan mengambil data baik dari laporan laba rugi maupun neraca, penjelasan lebih rinci bisa dibaca ditulisan ane yang judulnya Ada Apa Dengan Laporan Arus Kas (AADLAK).

Continue reading

Advertisements

Misteri di Balik Siklus Akuntansi

Setelah membahas pengertian akuntansi dan sedikit penjelasan singkat mengenai output dari akuntansi, berupa Laporan Keuangan, ditulisan sebelumnya, sekarang saatnya saya berbicara sedikit tentang siklus akuntansi. Mmmm….ngomong2 soal siklus, berarti kita bakalan ngomongin proses dalam akuntansi step by step… Waaaahhh bakalan panjang dong nih tulisan?! Tenang…tenang…seperti biasa, saya mo coba jelasin dengan bahasa yang sederhana untuk masing2 tahapan dalam siklus akuntansi ini secara singkat, padat dan jelas.

Pertama sebelum yang kedua (halah apaan sih ini….), maksudnya pertama2, kita harus tau dulu tahapan2 yang ada di siklus akuntansi. Udah pada tau belum apa aja tahapan2nya? Hmmmm….kalo saya terawang sih, kayaknya barusan ada yang didalem hatinya jawab udah tau, dan ada juga yang didalem hatinya jawab belum tau hehehe….

Baiklah, untuk lebih jelasnya, mari kita lihat gambar berikut ini yang saya sadur dari bukunya om Kieso, Weygandt dan Warfield dalam bukunya Intermediate Accounting, 12th Edition: Continue reading