Adjusting Entries N’ Adjusted Trial Balance

Masih dibulan Syawal, baru aja kita meninggalkan bulan Ramadhan, udah mulai ngerasa kangen banget pengen ketemu Ramadhan lagi. Semoga kita bisa ketemu dengan bulan Ramadhan tahun depan ya. Amiiiinnn…. Oke, mumpung masih seger nih, sekarang saya mo nulis lagi ah tentang akuntansi.. Hehehe, kayaknya cinta banget ya ma akuntansi… Ya mo gimana lagi, emang dulu pas kuliah ngambil jurusan akuntansi, jadi mau ga mau cuman bisa bagi2 ilmu akuntansi nih hehehe…

Topik kali ini kayaknya lebih enak klo masih nyambung dari bahasan kemaren kali ya… Yupz mari kita sama2 bahas tahap lanjutan dari siklus akuntansi berikutnya, setelah pengidentifikasian, penjurnalan, posting dan menyiapkan trial balance, sekarang saatnya kita melangkah ke adjusting entries (jurnal penyesuaian) dan adjusted trial balance ato neraca saldo yang telah disesuaikan.

Pertama-tama saya mo bahas tentang jurnal penyesuaian. Kira2 apa ya yang mo disesuaikan? Hmmm… ternyata menurut om Kieso, Weygandt dan Warfield dalam bukunya Intermediate Accounting, 12th Edition, ada beberapa jurnal yang harus disesuaikan, diantaranya:

  • Beban dibayar dimuka (Prepaid Expenses). Yang namanya beban dibayar dimuka, ya berarti definisinya adalah beban yang udah dibayar duluan, tapi belum langsung dicatet sebagai beban, melainkan dicatet dulu sebagai Aset sampe digunakan ato dikonsumsi. Contohnya beban sewa dibayar dimuka. Nah beban sewa dibayar dimuka ini pada awalnya dicatet sebagai aset, begitu waktunya udah lewat baru dicatet sebagai beban dan efeknya pada asetnya (beban sewa dibayar dimuka) akan berkurang. Mmmm…masih bingung ya? Gini deh gampangnya misalkan kita bayar kontrakan buat satu tahun, dibayar diawal bulan Januari. Pas awal bulan Januari, kita menganggap itu sebagai aset kita, karena kita masih punya hak selama setahun kedepan buat nempatin kontrakan tersebut. Begitu menginjak akhir bulan Januari, maka kita udah pake kontrakan tersebut selama satu bulan (jadi beban) dan hak kita jadi berkurang, tinggal 11 bulan lagi (artinya aset kita berkurang yang tadinya 12 bulan jadi tinggal 11 bulan). Kurang lebih kayak gitu deh gan, mudah2an ngerti hehehe…Nah kalo untuk jurnalnya, misalkan periode akuntansinya bulanan, maka diakhir bulan Januari harus dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

  • Pendapatan diterima dimuka (Unearned Revenue). Nah klo ini sama dengan yang diatas, tapi disini kita bertindak sebagai pemilik kontrakannya. Definisi bakunya kurang lebih adalah pendapatan yang sudah diterima uangnya, tapi masih dicatet sebagai kewajiban sampai kewajiban tersebut kita tunaikan. Nah klo kita pake contoh diatas, ketika penyewa diawal bulan Januari ngasih uang kontrakan buat setahun kedepan, maka uang yang kita terima itu belum bisa kita akui sebagai pendapatan, tapi baru boleh kita akui sebagai kewajiban, karena kita masih punya “utang” yang belum kita tunaikan, sampe kontrakannya selese ditempatin ma si penyewa. Nah begitu akhir bulan Januari, kan yang bulan Januarinya udah lewat, maka kita bisa tuh ngakuin yang 1 bulan (Januari) sebagai pendapatan. Klo kita pake contoh uang, misalkan selama 12 bulan uang kontrakan yang kita terima adalah Rp12 juta (berarti sebulan Rp1 juta). Berarti pas akhir bulan Januari, kita bisa ngakuin Rp1 juta sebagai pendapatan dan yang Rp11 juta masih sebagai kewajiban. Kalo masih bingung dengan kata2nya, nanti kita bisa diskusi lewat pertanyaan di comment ato bisa lewat email ato bahkan chatting ya hehehe… Nah klo pake contoh jurnal, misalkan periode akuntansinya bulanan, maka diakhir bulan Januari harus dibuat jurnal penyesuaian kayak gini nih:

  • Accrued Revenues definisinya kurang lebih merupakan pendapatan yang udah boleh diakui tapi belum diterima pembayarannya dan belum dicatet. Contohnya misalnya kita perusahaan jasa konsultan dan udah selesai memberikan jasa kita dibulan Januari dengan nilai Rp5 juta, tapi sampe akhir bulan kita belum ngirim tagihan, maka diakhir bulan kita harus bikin jurnal sebagai berikut:

  • Accrued Expenses definisinya kurang lebih merupakan beban yang udah terjadi, tapi belum dibayar dan belum dicatet. Contoh gampangnya misalkan untuk pembayaran gaji yang dilakukan secara mingguan untuk 5 hari kerja, dibayarkan setiap hari Jumat sebesar Rp5 juta untuk 5 hari. Misalnya hari senin sampe jumat berturut2 tanggal 29, 30, 31 Januari, 1 dan 2 Februari. Berarti tanggal 31 Januari adalah hari Rabu, sedangkan pembayaran baru dilakukan hari Jumat. Mau ga mau klo periode akuntansinya bulanan, pas tanggal 31 Januari harus dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

Jurnal penyesuaian itu dibuat disetiap akhir periode akuntansi. Tujuannya buat apa sih? Tujuan dari jurnal penyesuaian ini adalah untuk memenuhi prinsip Matching Principle. Apaan lagi tuh? Matching Principle itu kurang lebih artinya beban diakui pada periode akuntansi dimana pendapatan terjadi. Kayak misalnya contoh accrued expense untuk gaji. Sampai dengan akhir bulan Januari para karyawan itu bekerja, dimana hasil kerja para karyawan tersebut menghasilkan pendapatan bagi perusahaan untuk bulan Januari. Makanya seluruh beban selama bulan Januari pun harus diakui, walaupun belum dibayar. Makanya dicontoh no.4 diatas, beban gaji tetep diakui sampe tanggal 31 Januari, walaupun masih terutang, karena kan dibayarnya di hari Jumat ato tanggal 2 Februari.

Gimana..gimanaaaaaaa…udah ngeh belum? Sebetulnya ga terlalu sulit kok, asalkan kita tau apa aja sih yang perlu disesuaikan dan tinggal dibuat jurnalnya diakhir periode hehehe.. 😎

Nah, klo udah bikin jurnal penyesuaian, tinggal bikin adjusted trial balance (neraca saldo yang telah disesuaikan). Nah lho, gimana tuh bikinnya? Seperti bahasan sebelumnya, kalo untuk bikin neraca saldo tuh gampang banget, tinggal pindah2in aja.  Sama halnya dengan neraca saldo, untuk neraca saldo yang telah disesuaikan juga ga susah2 amat. Ga percaya?! Boleh diliat ditabel2 berikut ini: 🙂

Pertama, kita buat jurnal penyesuaiannya dulu kayak jurnal dibawah ini

Setelah jurnal penyesuaian dibuat, baru kita bisa buat Adjusted Trial Balance (Neraca Saldo yang telah disesuaikan) kayak tabel dibawah ini

Gimana agan sista sekalian, udah mantep kan? 😉 Kalo udah paham, berarti udah mulai kebuka banget ya pikirannya tentang akuntansi 😛

Semoga tulisan kali ini bermanfaat, tenang agan sista sekalian, kita baru aja ngelewatin tahap ke 5 & 6 dari siklus akuntansi, tinggal 4 tahap lagi buat nyelesein satu siklus akuntansi hehehe…

Have a nice day :mrgreen:

Advertisements

10 thoughts on “Adjusting Entries N’ Adjusted Trial Balance

    • Type Adjusting Entries terdiri dari:
      1. Prepaid Expenses : Beban yang dibayar secara tunai dan dicatat sebagai aset sebelum digunakan ato dikonsumsi.
      Contohnya : Sewa dibayar dimuka. Misalkan tanggal 1 Desember kita bayar sewa dimuka sebesar 3 juta untuk jangka waktu 3 bulan, maka di tanggal 1 Desember kita catet sebagai aset (Sewa dibayar dimuka). Nah pada saat tanggal 31 Desember, karena kita udah menggunakan selama sebulan (sudah harus kita akui sebagai beban), maka kita harus bikin jurnal penyesuaian atas sewa dibayar dimuka yang udah kita gunai selama sebulan itu. Jurnal penyesuaiannya:
      Beban sewa 1.000.000 (Dr)
      Sewa dibayar dimuka 1.000.000 (Cr)
      2. Unearned Revenues : Pendapatan yang diterima secara tunai dan dicatat sebagai kewajiban sebelum kewajibannya diselesaikan.
      Contohnya : Pendapatan Sewa diterima dimuka (sama dg yang nomor 1, tapi disini kita bertindak sebagai yang menyewakan). Contohnya sama aja kayak nomor satu diatas, tapi disini kita bertindak sebagai yang menyewakan, jadi jurnal penyesuaian yang perlu kita buat di tanggal 31 Desember (pengakuan pendapatan) adalah:
      Pendapatan sewa diterima Dimuka 1.000.000 (Dr)
      Pendapatan Sewa 1.000.000 (Cr)
      3. Accrued Revenues : Pendapatan yang udah jadi hak kita, tapi belum diterima secara tunai dan belum dicatet.
      Contohnya : Di awal Desember kita udah memberikan jasa kita (misal laurdy) sebesar 5 juta, tapi belum kita buat tagihannya, nah di tanggal 31 Desember harus dilakukan penyesuaian atas pendapatan yang udah jadi hak kita yang belum diterima pembayarannya dan belum dicatet. Jurnal penyesuaiannya:
      Piutang Usaha 5.000.000 (Dr)
      Pendapatan Jasa Laundry 5.000.000 (Cr)

      4. Accrued Expenses : Beban yang udah terjadi, tapi belum kita bayar secara tunai dan belum dicatet.
      Contohnya : Gaji bulanan (30 hari) yang dibayarkan tiap tanggal 25 sebesar 300 juta tiap bulannya. Nah pada tanggal 31 Desember, perusahaan harus bikin jurnal penyesuaian atas beban yang udah terjadi tapi belum dibayar secara tunai dan belum dicatet, yaitu untuk gaji dari tanggal 25 – 31 Desember (7 hari). Jurnal penyesuaiannya adalah:
      Beban Gaji 70.000.000 ((300 juta /30 hari) x 7 hari) (Dr)
      Utang Gaji 70.000.000 (Cr)

      Mudah2an jawabannya bisa menjawab pertanyaannya ya…
      Makasih udah mampir 🙂

  1. Assalamu’alaikum…
    Maaf sebelumnya…
    Saya mau bertanya pak, kebetulan saya tidak mengerti sama sekali mengenai akutansi, saya juga belum punya basicnya… Bagaimana cara mempelajari dan memahaminya, sedangkan buku panduan yg saya pakai financial accounting ifrd 2nd… Saya tidak mengerti, karena panduan yg digunakan adalah b.nggris pak… Mohon bantuannya yah pak… Terimakasih….

    • Alaikumsalam…

      Untuk bisa paham akuntansi, mungkin yg pertama harus tau dl apa itu definisi akuntansi. Setelah itu kita harus ngerti jg gmn siklus akuntansi selama satu periode. Nah klo udh tau dan ngerti dua hal itu, baru didalemin satu per satu dr masing2 siklus.. Tentang dua hal ini bisa jg dibaca ditulisan sy yg sebelumnya…

      Semoga bisa membantu 🙂

      Makasih ya udh mampir :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s