Ada Apa Dengan Laporan Arus Kas (AADLAK)?

Nah ini dia nih salah satu dari 2 jenis informasi keuangan terakhir yang perlu juga buat dibahas, yaitu Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Pertama-tama saya ingin mengajak para pembaca sekalian untuk menyelami lebih dalam mengenai Laporan Arus Kas, (lah, kok malah jadi kayak pidato?…. ), dan Catatan Atas Laporan Keuangan yang insya Allah bakalan kita bahas ditulisan berikutnya. Okeh, mungkin banyak juga yang bertanya2, apa sih sebenernya Laporan Arus Kas itu? Deres banget ga sih arusnya? Kenapa namanya Arus Kas? Trus kenapa……Stop…stop…stooooopppp… Tahan sebentar, ini baru mo saya jelasin…Sabar yah… 🙂

Berhubung saya kurang suka dengan bahasa yang ribet, dan lebih suka kalo ngejelasin sesuatu itu secara sederhana. Jadi saya mo coba jelasin dengan bahasa yang sederhana (mudah2an…hehe).

Dari apa yang pernah saya pelajarin, sederhananya Laporan Arus Kas itu menyajikan informasi keuangan tentang berapa sih sebenernya kas yang masuk dan juga kas yang keluar selama satu periode akuntansi. Nah loh, emang Laporan Laba Rugi ga mencerminkan berapa uang yang keluar dan masuk??…

Baiklah…Jadi gini nih ceritanya… Sekarang ini, kebanyakan sistem akuntansi yang dianut oleh perusahaan komersial adalah accrual basis, artinya semua transaksi yang terjadi, baik melibatkan kas ato ngga, tetep aja dicatet ato bahasa akuntansinya, dijurnal. Contohnya, klo perusahaan ngejual barang secara kredit, ya tetep aja dicatet sebagai penjualan, tapi ga langsung dapet duit, melainkan muncul tuh yang namanya piutang di neraca…gitu gan…. Nah, makanya kalo perusahaan untung gede, belum tentu dia juga dapet uang kas yang gede juga. Trus gimana dong? Nah, klo pengen liat berapa perputaran kas ato gampangnya berapa uang kas yang masuk dan keluar dalam satu periode akuntansi, kita bisa liat di Laporan Arus Kas.. Udah jelas kan? Klo emang udah jelas, berikutnya kita bakalan bahas sedikit lebih detil tentang Laporan Arus Kas ini dan metode apa aja yang dipake dalam laporan ini..

Gimana sih bentuk laporan arus kas ini? Menurut bang Kieso, Weygandt, dan Warfield dibukunya Intermediate Accounting, katanya laporan arus kas ini terdiri atas 3 aktivitas, yaitu: Kas dari aktifitas operasi; Kas dari aktifitas Investing; dan Kas dari aktifitas Financing.

Ooooohhhh…..tidaaaaaakkkkk,,, tulisannya udah mulai bikin pusing nih… Sabar..sabar..sabar semuanya, everything’s under control, don’t be panic.. (halah sok ngomong Inggris ga jelas lagi nih… maklum masih belajar hehe…).

Kita coba pelan2 ya bahas satu persatu 3 aktifitas yang dimaksud. Pertama adalah Kas dari aktifitas operasi. Nah akun2 yang biasanya terlibat (weits…terlibat? emangnya penjahat terlibat…) dalam aktifitas ini adalah akun2 di laporan laba rugi dan sebagian akun2 neraca (aset lancar dan kewajiban lancar). Untuk Kas dari aktifitas Investing, akun2 yang terlibat biasanya adalah akun2 Aktiva tidak lancar. Sedangkan untuk Kas dari aktifitas Financing, biasanya akun2 yang terlibat adalah akun2 Kewajiban tidak lancar dan akun2 Ekuitas..

Trus metodenya yang dipake apa aja tuh? Pada dasarnya metode yang dipake ada 2, yaitu Direct Method (Metode Langsung) dan Indirect Method (Metode Tidak Langsung). Hadooooohhh apaan lagi sih ini? Hehehe…tenang gan, sebenernya perbedaan kedua metode ini cuman ada di aktifitas operasi aja, sedangkan untuk aktifitas Investing dan Financing, baik pake metode langsung maupun tidak langsung, ga ada bedanya.

Trus letak perbedaannya dimana dong? Kalo pake metode tidak langsung, arus kas dari kegiatan operasi dimulai dari net income (laba bersih) yang kemudian di-convert menjadi kas. Sedangkan kalo pake metode langsung, arus kas dari kegiatan operasi itu terdiri dari berapa uang yang didapat dari penjualan, berapa uang yang keluar untuk bayar pemasok, berapa uang yang keluar buat bayar pajak, berapa uang yang keluar buat bayar bunga, dan yang sejenisnya.

Nah, gimana sekarang, udah mulai kebayang kan apa yang dimaksud dengan Laporan Arus Kas? Klo udah, coba dibaca sekali lagi, dan kalo udah ngerti, silahkan ditransfer ilmunya ke orang lain yang membutuhkan. Ga usah ngerasa rugi buat bagi2 ilmu, soalnya selain ilmu yang bermanfaat itu bisa jadi amal kita yang tak terputus, dengan berbagi ilmu, kita juga bisa tambah paham dan tambah ngerti dan juga bakalan tambah dapet ilmu baru… Ga percaya? Cobain aja deh sendiri hehehe…. Have a nice day

Ditunggu koreksi dan tambahannya dari agan dan sista sekalian…. 🙂

Advertisements

7 thoughts on “Ada Apa Dengan Laporan Arus Kas (AADLAK)?

  1. tanya gan, ane masi bingung soal kegiatan investasi dan financingnya, diatas tertulis pembelian saham termasuk kegiatan financing, bukankah itu jg termasuk kegiatan investing? soalnya di neraca kan akun investasi (mbeli saham) letaknya di bagian aset,, gimane tuh gan?
    @$%$BINGUNG*&()

    • Makasih gan pertanyaannya, kalo buat ane sih pertanyaan ini sekaligus masukan juga buat ane, soalnya masalah pembelian dan penjualan saham ditulisan ane ini maksudnya emang agak rancu hehehe…

      Oke gan, ane coba jawab ya pertanyaannya. Untuk yang kegiatan financing, saham yang dijual ataupun dibeli adalah saham perusahaan itu sendiri (issued common stock/ preferred stock ataupun acquiring tresury stock). Nah sedangkan untuk kegiatan investing, itu terkait dengan investasi kita, yaitu pembelian ataupun penjualan investasi jangka panjang kita (sale or purchase long term investment).

      Mudah2an bisa menjawab pertanyaannya gan… 🙂

  2. Pingback: Mari Kita Selesaikan Siklus Akuntansi….. « Sijagur

    • Ane bingung dengan pertanyaannya gan..

      Kalo pertanyaannya terkait contoh yang ane pake diatas, untuk metode langsung emang keliatannya cuman sedikit karena ane cuman ngebahas bagian arus kas dari kegiatan operasi aja, soalnya kalo untuk arus kas dari kegiatan investing dan financing kan ga ada bedanya antara metode langsung dan tidak langsung.

      Coba deh diliat lagi gan contoh soal yang ane pake diatas, klo untuk yang metode langsung, ane ngebahas arus kas dari semua aktivitas, yaitu dari Kegiatan Operasi, Kegiatan Investasi dan Kegiatan Financing. Sedangkan untuk contoh yang metode tidak langsung, ane cuman ngebahas arus kas dari kegiatan operasi aja.

      Semoga bisa ngejawab pertanyaannya ya gan :mrgreen:

      Makasih udah mampir 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s