23 comments on “Sedikit Tentang Neraca (Balance Sheet)

  1. Pingback: Mari Kita Selesaikan Siklus Akuntansi….. « Sijagur

  2. Mau nanya dong, kalo misalnya saya punya mobil yang masih belum lunas cicilan kreditnya. itu masuk ke aset atau masuk ke utang ya. Saya baru mau merambah ke dunia ekonomi nih masih agak2 bingung hehe. Makasih

    • Sebelumnya makasih udah mampir gan.. :smile:

      Jadi setau ane, kredit itu bisa masuk sebagai leasing gan, tepatnya capital lease karena memenuhi ketiga hal yang dipersyaratkan sebagai capital lease menurut PSAK 30, yaitu

      1. Penyewa guna usaha memiliki hak opsi untuk membeli aktiva yang disewagunausaha pada akhir masa sewa guna usaha, dengan harga yang telah disetujui bersama pada saat dimulainya perjanjian sewa guna usaha.
      2. Seluruh pembayaran berkala yang dilakukan oleh penyewa guna usaha ditambah dengan nilai sisa, mencakup pengembalian harga perolehan barang modal yang disewa gunausaha serta bunganya, sebagai keuntungan perusahaan sewa guna usaha (full payout lease).
      3. Masa sewa guna usaha minimum 2 (dua) tahun.

      Dan untuk kredit mobil, pastinya memenuhi ketiga syarat tersebut, dan otomatis leasingnya menjadi capital lease.

      Nah, karena udah memenuhi syarat capital lease, berarti mobil yang masih belum lunas cicilan kreditnya itu merupakan aset, sehingga disisi debit kita akan mencatat aset, dan begitu pula disisi kredit kita akan mencatat kewajiban lease, selain itu kita juga akui beban penyusutannya.. gitu gan..mudah2an bisa menjawab pertanyaannya ya gan :smile:

    • Jadi gini sis, klo neraca itu adalah potret perusahaan pada suatu titik tertentu,,, maka dari itu periode yang tertulis di judul neraca adalah per 31 XXXX (Ga harus 31 Desember, tergantung Laporan Keuangannya dibuat per kapan, ada yang bulanan ada juga yang tahunan).. Jadi klo kita liat neraca per 31 Desember, maka baik aset, kewajiban maupun modalnya adalah posisi terakhir pada tanggal tersebut…

      Mudah2an bisa ngejawab pertanyaannya…

      Makasih udah mampir sis :smile:

  3. Mau nanya nih bagi saya yg pemula.
    Penempatan untuk Aktiva dan Pasiva itu cara membedakannya gimana yaa ? Makasih

    • Klo kita liat definisinya sih, aktiva ato aset itu merupakan manfaat secara ekonomi yang mungkin kita peroleh dimasa yang akan datang akibat adanya transaksi dimasa lalu, sedangkan pasiva sendiri merupakan kewajiban + modal, dimana kewajiban adalah pengorbanan secara ekonomi yang mungkin akan timbul dimasa yang akan datang akibat adanya transaksi dimasa lalu…

      Gampangnya sih untuk membedakan penempatan aktiva dan pasiva, yaitu aktiva adalah:
      1. Kas yang dimiliki oleh perusahaan adalah merupakan aktiva, contohnya kas di bank, kas kecil (petty cash)
      2. Klaim perusahaan atas pihak ketiga juga merupakan aktiva, contohnya segala macem piutang (yang akan kita klaim jadi kas dimasa yang akan datang)
      3. Harta yang kita miliki juga merupakan aktiva, contohnya gedung, peralatan, perlengkapan, dll…
      4. Investasi yang dimiliki atas suatu perusahaan juga merupakan aktiva, contohnya investasi pada PT. ABC
      5. Pengeluaran/ pengorbanan yang telah kita lakukan baik dimasa sekarang maupun masa lampau untuk mendapatkan manfaat sampai masa depan adalah aktiva.

      Nah, kalo pasiva itu terdiri dari:
      1. Seluruh kewajiban perusahaan terhadap pihak lain adalah merupakan pasiva.
      2. Seluruh modal perusahaan merupakan pasiva juga, karena pasiva adalah kewajiban + modal

      Semoga bisa menjawab pertanyaannya ya… :mrgreen:

      Makasih udah mampir :smile:

  4. posting sangat bermanfat,sangat membantu bagi sy khususnya pelaku ukm,mau minta saranya pak abu,bagaimana cara memulai dan dari mana memulainya pencatatan keuangan untuk usaha kecil seperti saya,sy ingin belajar laporan keuangan pak.terimakasih bnyk

    • Alhamdulillah kalo bermanfaat pak… :smile:
      Pada dasarnya dlm membuat laporan keuangan, kita harus mencatat semua transaksi yg terjadi dan mengarsip semua dokumen terkait transaksi2 yg kita catat.. Pencatatannya bisa dilakukan secara manual atau bisa pake software akuntansi sederhana…
      Makasih udh mampir pak :smile:

    • Jadi gini gan.. sistem akuntansi yg dipake secara umum kan sitem double entry, artinya setiap ada transaksi maka hrs dibikin jurnal pada dua sisi, yaitu sisi debit dan kredit.. Nah karena tiap ada transaksi hrs dibikin jurnal utk sisi debit dan kredit, maka secara logika jumlah sisi debit dan kredit harus sama (balance).. Klo misalkan jumlah debit ma kreditnya ga sama, berarti ada kesalahan pas ngejurnal ato ngeposting..

      Mudah2an bisa ngejawab pertanyaannya gan… :mrgreen:

      Makasih udh mampir gan :smile:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s